Retret Tahunan 2026 “Kali ini merupakan retret dengan jumlah peserta terbanyak sejak saya menangani Rumah Retret Kemah Tabor. Biasanya peserta hanya sekitar 40-an orang,” ungkap Pater Patris Pa, SVD. Pada tahun 2026, berdasarkan data yang tercatat di Kemah Tabor, jumlah peserta retret gelombang pertama mencapai 60 orang, sedangkan gelombang kedua yang mendaftar ada 54 orang, tetapi yang datang hanya 40 orang. Jadi, ada konfrater yang membatalkan kehadirannya, walaupun sudah mendaftarkan namanya. Kita patut bersyukur karena jumlah samasaudara yang mengikuti retret tahunan meningkat. Sejak tahun lalu, kita saling mengingatkan tentang pentingnya retret tahunan sebagai bagian integral dari hidup religius dan misioner kita. Rektor rumah dan Superior Distrik terus memberikan animasi dan dorongan agar anggota-anggota komunitasnya ambil bagian dalam retret tahunan. Dalam surat-surat pribadi Provinsial kepada para konfrater, salah satu hal yang selalu diingatkan ialah pentingnya mengiku...
Postingan
Menampilkan postingan dari Juni, 2026
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Philipus Panda Koten, SVD + 13 Juli 2021 Kepulangan yang Sunyi Peristirahatan yang Senyap Pater Lipus berpulang pada usia 57 tahun karena COVID-19. Sebelumnya, pada 5 Juni 2017, dia mengalami stroke berat. Lipus meninggal pagi hari, pada 13 Juli 2021. Ia lahir di Larantuka, pada 11 Mei, 1964. Dengan mengenakan mantel khusus dan mengikuti semua protokol kesehatan, saya memberkati jenazahnya di halaman paviliun khusus untuk perawatan orang-orang yang terjangkit COVID-19, Rumah Sakit, dr. T. C. Hillers, Maumere. Hari itu, kami menemui Sekda dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka untuk meminta agar Lipus dimakamkan di Pemakaman Misi di Ledalero. Tim dari Dinas Kesehatan sempat datang ke Pemakaman Misi, Ledalero, dan membuat penilaian. Sayangnya, tidak disetujui. Kala itu, banyak orang sangat takut, malah sudah sampai pada level paranoid terhadap COVID-19. Tak ada pilihan! Tempat peristirahatan terakhirnya adalah di Pemakaman COVID-19, di Taji M...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pastor dan Musik Liturgi Kita mulai dengan dua pengalaman. Pengalaman pertama: Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) III, diadakan pada tahun 2010 di Wisma Kinasih, Caringin, Bogor. Tema sidang diambil dari Yoh 10: 10: " Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah ." Salah satu hasil dari sidang itu adalah komitmen bersama untuk melanjutkan dialog dengan kebudayaan setempat agar Gereja semakin mampu mengenali dan menghadirkan wajah Yesus dalam kebudayaan setempat. Konfrater kita, Pater Agus Alfons Duka, menjadi ketua penyelenggara sidang agung tersebut. Saya ambil bagian dalam kepanitiaan yang mempersiapkan dan memperlancar sidang agung tersebut. Ada banyak hal yang sangat berkesan bagi saya. Salah satunya adalah nyanyian liturgi pada Misa Penutupan SAGKI. Kala itu, saya duduk di samping seorang peserta sidang, seorang musikus asal Ngada, Bapak Johny Oja. Ia adalah penggubah lagu-lagu liturgi. Juga, guru musik kami dulu di...